Panbers

Dimulai 29 Juli 2024, Pelatihan Budidaya Ikan bagi 30 OAP di Pandawa Farm & Fisheries Subang Resmi Berakhir

Minggu, 4 Aug 2024 10:06
    Bagikan  
Dimulai 29 Juli 2024, Pelatihan Budidaya Ikan bagi 30 OAP di Pandawa Farm & Fisheries Subang Resmi Berakhir
Kin Sanubary

Peserta pelatihan asal Papua Tengah di Farm & Fisheries, Subang

SUKABUMITREN.COM - Pelatihan Budidaya Ikan Metode Spesifikasi Bioflok bagi 30 orang asli Papua (OAP) yang dimulai sejak 29 Juli 2024 di Pandawa Farm & Fisheries, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu, 3 Agustus 2024, resmi berakhir. Pembekalan materi pada hari terakhir diberikan oleh Dian Kustiadi, pimpinan sekaligus pemilik Pandawa Farm & Fisheries, yang berlokasi di Desa Gunung Tua, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang.

Materi yang disampaikan Dian kepada peserta pelatihan, adalah mengenai peningkatan nilai jual ikan, dan membangun jiwa enterpreuner. Menurut Dian, materi itu diberikan, karena salah satu tujuan pelatihan ini adalah memberikan pengetahuan kepada peserta mengenai cara meningkatkan nilai jual ikan. Pelatihan ini, menurut Dian, tidak hanya mengajarkan teknik pemeliharaan ikan, namun juga strategi pemasaran modern, dan konsep bisnis yang saling menguntungkan.

Baca juga: Kembangkan Kewirausahaan di Papua Tengah, 30 OAP Ikuti Pelatihan Budidaya Perikanan di Subang

Dian mengungkapkan, ada beberapa teknik yang bisa diterapkan untuk meningkatkan nilai jual ikan. "Kami menggunakan Facebook, Instagram, dan media sosial lainnya untuk memasarkan produk kami. Selain itu, kami juga mengembangkan konsep berbagi keuntungan dengan orang lain. Kami menyediakan ikan dan tempatnya, lalu bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki lokasi strategis. Konsep ini menguntungkan kedua belah pihak,” tutur Dian.

Dian juga mengutarakan perihal cara pengolahan ikan. Salah satunya adalah membuat ikan nila bumbu kuning. “Ini adalah salah satu cara kami untuk memberikan nilai tambah pada produk ikan, sehingga dapat menarik lebih banyak konsumen,”ungkap Dian.

undefined

undefined

Baca juga: Analisa Data dan Fakta Kasus Sengketa Tanah di Makassar: Ahli Waris Tjoddo vs Mafia Tanah dan PT ICC

Salah satu peserta perempuan dari Nabire, Papua Tengah, Nurdiana Yohana Dorasila, menyatakan kepuasannya atas keikutsertaannya dalam pelatihan ini. “Kami berharap, ilmu yang didapatkan di sini bisa kami kembangkan di daerah kami, dan membuka peluang pekerjaan bagi teman-teman,” kata Nurdiana.

Harapan yang sama juga diutarakan Kabid Transmigrasi pada Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi, Energi, dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Tengah, Yan Taribaba, S.Sos, M.Pd, yang ikut mendampingi peserta pelatihan. Yan mengaku optimis, pelatihan ini bisa memberikan manfaat bagi warga Provinsi Papua Tengah.

Baca juga: 31 Juli 2024, Gereja Santo Ignatius Cimahi Rayakan Pesta Nama Pelindung Gereja ke-116 Tahun

“Melalui pelatihan ini, diharapkan bisa mengembangkan masyarakat transmigrasi, agar bisa lebih berkembang, dengan peningkatan SDM, melalui pelatihan kewirausahaan ini. Para peserta bisa mengadopsi teknologi budidaya yang ada, agar dapat memaksimalkan sumber daya yang ada di Papua Tengah,” ujar Yan.

undefined

undefined

Yan juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan ini. "Secara umum dan pribadi, kami sangat senang dengan pelatihan bioflok ini. Ini adalah teknik perikanan yang sangat baik. Selama tujuh hari pelatihan, kami melihat semua hal yang disampaikan dan dilaksanakan sangat baik untuk membantu peserta pelatihan. Kami berharap ilmu ini bisa dikembangkan di Provinsi Papua Tengah, dan menjadi sumber penghidupan bagi keluarga mereka,” kata Yan.

Baca juga: Terdakwa Ronald Tannur Divonis Bebas, Keluarga Dini di Sukabumi Akan Mengadu ke Presiden dan Wakil Presiden

Sebagai penanggung-jawab pelatihan dan Kepala Bidang Transmigrasi pada Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi, Energi, dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Tengah, Yan merasa sangat puas dengan materi yang diberikan selama pelatihan, meskipun waktu pelatihan berlangsung cukup singkat.

“Kami berharap, ilmu yang diperoleh di tempat pelatihan ini dapat diterapkan dan dikembangkan lebih lanjut di Papua Tengah,” tegas Yan. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Diduga Korsleting Listrik, Mobil Pembawa BBM Terbakar di Jalan Kalapa Nunggal Sukabumi
Pingsan di Situgunung Sukabumi, Wisatawan asal Banten Diselamatkan Petugas Pospam Polres Sukabumi Kota

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Jumat, 4-Apr-2025 09:40
Info Lowongan Kerja
3 Hari Libur Idul Fitri, 8.000-an Kendaraan Keluar Exit Tol Bocimi Menuju Sukabumi
Lebaran ke-3 Malam di Tol Bocimi: Kendaraan Masih Padat Merayap Menuju Sukabumi, Ini Foto-fotonya
Hari ke-2 Idul Fitri: Macet Horor di Exit Tol Bocimi Parungkuda Sukabumi, Simak Foto-fotonya
Dipakai Wisata Warga, Ambulance Desa Ditertibkan Polisi di Exit Tol Bocimi Parungkuda Sukabumi
Terjebak Macet Berjam-Jam Menuju Sukabumi, Penumpang Mobil Pilih Jalan Kaki ke Luar Tol Bocimi
Hari ke-2 Idul Fitri, Terjadi Macet Panjang Menuju Sukabumi di Tol Bocimi dan Jalan Raya Bogor-Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 1-Apr-2025 11:13
Info Lowongan Kerja
Takbiran-Lebaran di Cibadak Sukabumi: Meriah dan Khidmat, Ini Foto-fotonya
Edarkan Narkotika Jelang Idul Fitri, 4 Terduga Pelaku Diamankan Petugas Polres Sukabumi Kota

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 30-Mar-2025 13:33
Info Lowongan Kerja
Hujan Deras Akhir Pekan Jelang Lebaran, Atap 2 Kelas SDN Nyenang Sukabumi Ambruk
3 Hari Jelang Idul Fitri, Arus Lalulintas Padat Merayap Terlihat di Jalan Raya Bogor-Sukabumi
Operasi 1 Bulan di 9 TKP, Polres Sukabumi Kota Amankan 10 Tersangka Kasus Narkoba dan Selamatkan 7 Ribu Jiwa

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Jumat, 28-Mar-2025 09:43
Info Lowongan Kerja
Tertabrak Mobil di Jalan Raya Bogor Sukabumi, Lelaki Juru Parkir Luka Berat dan Dirawat di RSUD Sekarwangi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 27-Mar-2025 11:47
Info Lowongan Kerja
Sepi Penumpang Akibat Kalah Saing, Sopir Angkot Sweeping Travel Gelap dan Mobil Pick-up di Cibadak Sukabumi