SUKABUMITREN.COM - Herlina Nasution akhirnya memutuskan jalan kaki menyusuri Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), akibat terjebak macet selama lebih dari tiga jam pada hari kedua Lebaran, Selasa, 1 April 2025, sore. Walaupun harus menggendong anak balita dan menggandeng anak kecil, Herlina mengaku memilih jalan kaki, agar bisa segera keluar dari Tol Bocimi, dan mencari kendaraan lain menuju tempat tujuannya di Cianjur.
“Macet. Macetnya panjang dari sana. Iya, jalan kaki, mau ke Cianjur, dari Bogor. Udah ada tiga jam jalan kaki,” tutur Herlina, saat ditemui di Exit Tol Bocimi, Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Herlina mengaku terjebak macet lebih dari tiga jam
Keputusan untuk jalan kaki ke luar dari Tol Bocimi juga ditempuh Burhan. Berangkat dari Cicurug dengan tujuan Sukaraja yang sama-sama berada di wilayah Kabupaten Sukabumi, Burhan mengaku sangat pegal berlama-lama berada di dalam mobil, setelah lebih dari dua jam terjebak macet di Tol Bocimi.
“Jalan kaki, karena memang kita pegel ya diem di mobil terus, sementara macet semakin lama semakin panjang. Jalan kaki mungkin tiga kilometeran adalah tadi, dari sebelum Gerbang Tol. Dari Gerbang Tol ke ke sana mungkin sekitar 1,5 kilometer udah mulai macet,” tutur Burhan.
Berlama-lama di dalam mobil, membuat warga memilih jalan kaki ke luar Tol Bocimi
Baca juga: Info Lowongan Kerja Update ke 103
Berbeda dengan Burhan, yang memilih jalan kaki, Rojiman memilih bertahan di dalam mobilnya, karena berkewajiban untuk mengemudikan kendaraan roda empatnya itu. Bergerak dari Jakarta menuju Cisaat, Kabupaten Sukabumi, untuk silaturahmi bersama keluarga, Rojiman mengaku menghabiskan waktu 2,5 jam, saat menempuh jarak sekitar satu kilometer dari Gerbang Tol Bocimi ke perempatan Parungkuda.
Kondisi kemacetan di Exit Tol Bocimi, Parungkuda, Sukabumi
“Terjebak macet dua jam setengah dari Pintu Tol ini doang. Dari Jakarta mau ke Cisaat, mau ke tempat saudara,” ucap Rojiman. (*)