SUKABUMITREN.COM - Sepekan jelang Lebaran, yakni pada Minggu, 23 Maret 2025, musibah dialami Imas Nur Elawati saat mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Pamuruyan-Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Melaju dengan kecepatan lambat dari arah Cibadak, kondisi jalan yang berlubang-lubang membuat Imas terjatuh dari sepeda motornya itu.
“(Kenapa Neng?) Ini habis jatuh. (Kenapa bisa jatuh?) Itu jalannya yang berlubang itu, jadinya jatuh. (Jadi, pas melintasi jalan berlubang, langsung jatuh?) Iya. (Sekarang mau ke mana tujuannya?) Mau pulang. Habis dari Cibadak,” urai Imas.
Baca juga: Info Lowongan Kerja Update ke 97
“(Sebagai pengguna jalan, apa harapannya?) Harapannya buat Pemerintah, biar jalannya diperbaiki, dibenerin lagi, biar nggak banyak yang jatuh lagi, gitu, gitu,” tutur Imas.
Imas Nur Elawati, warga yang terjatuh dari sepeda motor
Tak hanya Imas yang mengalami kecelakaan di jalan itu. Ageung, warga setempat, mengaku hampir tiap hari melihat adanya kecelakaan di jalan itu. “Aduh, tiap harilah. Tiap hari sering ada kecelakaan gitu. Tolonglah kepada Pemerintah, harus segera dipercepat pembangunan-pembangunan jalan, khususnya jalur-jalur Nagrak yang kebanyakan hancur (akibat) dari segi mobil-mobil besar gitu,” tutur Ageung.
Baca juga: Diduga Menjadi Penyebab Bencana, Menteri LH Sidak ke 2 Lokasi Tambang di Desa Sekarwangi Sukabumi
“Ini jalan, jalan hidup. Banyak yang hancur dari atas, banyak yang hancur. Terkadang, tiap jam ada yang kecelakaan terus. Kami dari masyarakat (berharap) harus dipercepat pembangunan-pembangunan jalan. Apalagi, mau menghadapi Lebaran kayak gini,” ujar Ageung.
Warga setempat berharap, kerusakan jalan segera diperbaiki
Baca juga: Dampak Sidak Menteri LH ke Desa Sekarwangi Sukabumi, Kades Minta Perusahaan Tambang Jaga Lingkungan
Kepala Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Engkos Kosasih, mendukung harapan warganya itu. Menurut Engkos, kondisi jalan yang rusak mengakibatkan banyak pengendara sepeda motor terjatuh saat melintasi jalan itu.
Sebuah mobil pick-up bernomor polisi F-8202-HA, yang tengah membawa muatan jambu merah, pada Sabtu, 22 Maret 2025, sekitar pukul 13:00 WIB, juga terbalik di jalan itu. Sebelum terbalik, mobil pick-up ini juga sempat menabrak mobil Wuling warna putih, bernomor polisi D-1563- AKG.
Mobil bermuatan buah yang terbalik pada Sabtu pekan lalu
Baca juga: Boncengan Bertiga, Pengendara Motor Meninggal Terjatuh di Jalan Suryakencana Kabupaten Sukabumi
“Jalan pada rusak itu akibat mobilisasi yang tidak seimbang dengan jalan. Karena ada pembangunan Jalan tol Bocimi, sehingga jalan rusak. Warga masyarakat banyak yang jatuh, yang pakai kendaraan (sepeda) motor. Ada juga kendaraan roda empat, kemarin juga ada yang terbalik. Maka, kami mohon ke Pemerintah Daerah, tolonglah secepatnya (jalan ini) diperbaiki,” kata Engkos.
“Apalagi, sekarang mau Hari Raya Idul Fitri. Tolong sekali lagi, tolong ditinjau, diperhatikan jalan lintas Pemuruyan-Nagrak,” ucap Engkos.
Jalan alternatif ini diharap segera diperbaiki jelang Hari Raya Idul Fitri
Sama dengan warganya, Engkos pun berharap, agar perbaikan atas jalan alternatif itu bisa selekasnya dilaksanakan, mengingat fungsi dan keberadaannya yang sangat vital bagi mobilitas warga masyarakat. “Ya, (ini) termasuk jalan alternatif, yang selalu dipakai masyarakat banyak. Itu kan yang dari Jakarta ke Sukabumi melalui Jalan Pemuruyan-Nagrak,” ungkap Engkos.
“Alhamdulillah, (kondisi jalan saat ini) banyak yang berlubang dan bolong-bolong. Lalu, jalannya juga memang sudah labil.Ya, harapan kami, setelah ke Kepala Desa ya, secepatnya (jalan ini) untuk diperbaiki. Karena tadi saya sampaikan, apalagi sekarang, sebentar lagi kita mau Idul Fitri. Jalan itu ya minimal harus bagus lagi,” tutur Engkos. (*)